Pocil (Polisi Cilik) binaan Satlantas Polres Jember saat dilibatkan untuk sosialisasi Operasi Patuh Semeru ke pengendara di Jember (foto:Moh. Ali Makrus/ JatimTIMES)
Pocil (Polisi Cilik) binaan Satlantas Polres Jember saat dilibatkan untuk sosialisasi Operasi Patuh Semeru ke pengendara di Jember (foto:Moh. Ali Makrus/ JatimTIMES)

Operasi Patuh Semeru 2019 yang digelar selama 14 hari memasuki hari kedua, selain melakukan operasi dengan memberikan tindakan tilang kepada pengendara, Satlantas Polres Jember mengajak Pocil (Polisi Cilik) untuk melakukan sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2019.

“Kami ajak Pocil untuk melakukan sosialisasi operasi patuh semeru kepada pengendara, dengan harapan, anak-anak yang ada di Pocil juga bisa belajar arti kedisiplinan,” ujar Kasatlantas Polres Jember AKP. Edwin Nathanael melalui Kanit Dikyasa Satlantas Polres Jember Ipda Agus Yudi Kurniawan kepada sejumlah wartawan Jumat (30/8/2019).

Agus menambahkan, selama kegiatan Operasi Patuh 2019, pihak Satlantas akan melakukan tindakan dan imbauan. Dimana tindakan berupa penilangan, bagi kendaraan bermotor yang berpotensi menimbulkan kecelakaan 60 persen, dan sisanya yang 40 persen untuk sosialisasi dan imbauan.

“Ada 8 sasaran yang akan ditindak dalam Operasi Patuh Semeru 2019 kali ini, yakni menindak pengendara motor di bawah umur, menggunakan HP, terpengaruh miras dan obat-obatan, dan tidak mengenakan helm,” ujar Ipda Agus.

Selain itu, sasaran yang juga akan ditindak diantaranya, pengendara melawan arus, mengemudi melebihi batas kecepatan, tidak mengenakan safety belt bagi pengemudi roda 4, dan juga kendaraan pribadi yang mengenakan rotator.

"Semoga dengan adanya operasi patuh ini, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Sehingga, jumlah pelanggaran berkurang," pungkas nya. (*)