Mobil korban laka kereta api tampak rusak parah. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Mobil korban laka kereta api tampak rusak parah. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)


Pewarta

Adi Rosul

Editor

A Yahya


Sebuah mobil tertabrak kereta api saat menyeberang di perlintasan kereta tanpa palang pintu. Ada 4 penumpang di dalam mobil yang terlibat kecelakaan tersebut. Kejadian terjadi di perlintasan kereta api Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang pada Kamis (12/9) sekitar pukul 16.45 WIB.

Menurut keterangan salah seorang warga sekitar Arafusiroh (35), kereta yang menabrak mobil tersebut melaju dari arah barat ke timur atau dari Stasiun Jombang menuju Stasiun Peterongan.

Namun, ia tidak mengetahui secara pasti momen kecelakaan tersebut. Hanya saja sesaat setelah kecelakaan ia melihat ada beberapa korban yang terlempar keluar mobil. Sedangkan mobil sudah dalam kondisi terbalik dan ringsek di bagian atas.

"Ada 2 korban yang di bawah ke rumah sakit, yang 2 meninggal. Tadi ada perawat yang meriksa korban, 2 korban denyut nadinya masih ada dan langsung dilarikan ke rumah sakit," terangnya saat diwawancarai di lokasi kejadian.

Dari pantauan lokasi, mobil berwarna merah marun dengan plat nomor S 1681 ZD mengalami kerusakan parah. Pada bagian atap mobil terlihat ringsek beserta kaca semuanya pecah.

Beberapa korban yang terlihat saat dilarikan ke rumah sakit, tampak mengenakan seragam bermotif kotak-kotak hitam dan bawahan hitam.

Di lokasi kejadian, warga juga menemukan identitas salah seorang korban berupa SIM A dan KTP atas nama Wawan Raharjo (31), warga Mojotrisno, Kecamatan Jogorot.

Kapolsek Jogoroto AKP Sumiyanto belum bisa mengungkapkan pasti identitas dan kondisi para korban dalam peristiwa kecelakaan itu. Ia masih akan mengumpulkan data para korban ke RSUD Jombang, tempat para korban saat ini. "Korban, kita masih ngecek ke rumah sakit. Yang ada di kendaraan ada 4 orang. Namun demikian, kita masih menyelidiki apakah korban luka berat atau bagaimana," ujar Sumiyanto di lokasi.

Sementara, saat disinggung apakah korban adalah merupakan pelajar, ia kembali mengatakan bahwa pihak kepolisian masih akan melakukan penyelidikan. "Kita belum mengetahui, kita masih cari informasi. Apakah ini pelajar, apakah ini grab kita masih lakukan penyelidikan," tandasnya.(*)


End of content

No more pages to load