Pelaku pencurian kotak amal di masjid kawasan Blimbing (ist)

Pelaku pencurian kotak amal di masjid kawasan Blimbing (ist)



Akhir-akhir ini, kotak amal di tempat ibadah di Kota Malang seringkali disasar oleh pelaku pencurian. Seperti kejadian yang belum lama ini terjadi. Pada 18 Juli 2019 lalu, dimana pelaku pembobolan kotak amal beraksi di sebuah Masjid di kawasan Jalan Kertosentono, Lowokwaru Kota Malang. Kemudian pad 12 September 2019 pelaku pencurian kotak amal beraksi di Masjid kawasan Jalan Ikan Benida, Tunjungsekar, Blimbing, Kota Malang.

Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander SIK, MH, menjelaskan, jika mengenai kasus itu, menang saat ini menjadi fenomena yang sedang marak di Kota Malang. Dalam penanganannya, pihaknya akan berkoordinasi dengan jemaat dari Masjid atau Mushola setempat.

"Jika nantinya belum terdapat laporan, tentu kami serahkan kepada pihak Masjid setempat, untuk bagaimana mengenai terhadap tindak lanjut pelaku apakah sanksi sosial atau bagaimana. Karena menurut saya, sanksi sosial itu juga justru lebih berat," bebernya

Namun, lebih lanjut ia menjelaskan, jika nantinya terdapat laporan polisi, tentunya hal itu tetap akan dilakukan pemprosesan lebih lanjut dan melakukan pemeriksaan, berapa jumlah kerugiannya. Jika nantinya jumlah kerugian masuk untuk dikenakan pidana, tentu pelaku akan langsung dijerat dengan pasal KUHP dan dilakukan penahanan.

"Tapi kalau memang nggak ada, ya kembali lagi tadi, ke pengurus setempat, di sini kan ada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), apakah nantinya kena sanksi sosial entah apa itu di tengah-tengah masyarakat. Karena kita harus ambil efek jera, kalau ditipiring nggak kapok-kapok, tentu sanksi sosial akan jauh lebih berat," bebernya

Dan untuk upaya mencegah hal-hal tersebut kembali terjadi, pihaknya telah menginstruksikan ke jajarannya, untuk semakin gencar melakukan patroli. Sebab, jika tidak, aksi pencurian kotak amal akan semakin meresahkan kotak amal. "Karenanya, dalam hal ini, tokoh agama akan dilibatkan, siapa tahu nantinya dengan sanksi sosial, pelaku ini nantinya justru bisa lebih baik," tambahnya.
 


End of content

No more pages to load